Karena (Status) Facebook

“Ga cuma parpol, gerakan mahasiswa pun bisa pecah karena pilpres. Hebat nian memang politik di negeri ini.”

Komentar – Suka

“Siapa sih di dunia ini yang enggak mau punya kekasih? Aku juga ma u mencintai serta dicintai. Hanya mungkin aku kena kutuk, ditakdirkan hanya untuk mencintai, bukan untuk dicintai.”

Komentar – Suka

Status facebook memang menjadi primadona masa kini. Status bisa muncul dengan model apapun, mulai dari yang remeh-temeh seperti member kabar -sedang apa- (makan lah, baca buku lah. mengerjakan tugas,  dsb) hingga yang serius (seperti mengutip ayat Al Qur’an, hadits, quote tokoh terkenal, mengomentari konstelasi politik kontemporer, dsb). Lanjut…

Cinta Adalah…

Cinta Allah

Cinta Allah

Pria dan Wanita yang belum pernah mencintai, tidak akan bisa menjadi dirinya sendiri. Cinta adalah kehidupan…… Kehilangan cinta sama halnya dengan kehilangan kehidupan. Setiap hubungan yang terjalin antara kita dan orang lain mencerminkan hubungan kita dengan diri sendiri. Mencintai diri sendiri adalah awal dari kisah sepanjang usia. Bukan penampilan yang akan membuat kita mencintai atau menyukai seseorang. Kebahagiaan tak bisa datang dari luar, melainkan harus dari dalam. Kita adalah pahlawan dalam cerita kita sendiri.  Luka – luka psikis yang disebabkan oleh keyakinan bahwa diri kita buruk, akan meninggalkan bekas permanen pada kepribadian kita. Lanjut…

Terpojok dan Ingin Menghujat

“Mas, demokrasi itu apa sih? Sistem politik apa bukan?”

Hanya satu pertanyaan dari seorang adik kelas. Tapi, cukup membuat speechless, mengingat blank-nya kepala untuk menjawab. Entah apa yang salah dengan isi kepala, karena kata-kata ini amat sering dibicarakan sehari-hari. Demokrasi menjadi istilah sehari-hari, tidak jauh berbeda dengan istilah makan, minum, bahkan tidur. Hari-hari terakhir ini, tiada hari tanpa ber-demokrasi ria, apalagi suasana politik pun semakin menghangat dengan  pilpres yang tinggal 2 minggu. Lanjut…

Menimbang Kembali Neoliberalisme

Menimbang Kembali Neoliberalisme Wacana neoliberalisme (biasa disingkat dengan neolib) memang sedang mencuat akhir-akhir ini. Apalagi di tengah konstelasi politik menjelang pilpres, isu ini kerap dianggap sebagai black campaign untuk memojokkan calon tertentu. Sampai-sampai (tanpa harus saya sebut namanya), ada calon yang memfokuskan minggu-minggu awal kampanyenya hanya untuk meyakinkan khalayak bahwa mereka adalah antek-neolib. Lanjut…

Biarkanlah Mereka Magang… (Catatan untuk Karisma)

Karisma Magelang

Karisma Magelang

Masih teringat dengan hangat di kepala saya, bagaimana OSIS SMA dahulu mengadakan perkaderan. Di samping adanya perkaderan formal seperti LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa), ada juga perkaderan non-formal yang terjadi. Salah satunya adalah pemberian amanah pada pengurus junior (kelas X) pada semester kedua kepengurusan. Di situ kami yang pengurus yang lebih senior (kelas XI), memang sedikit melonggarkan ikat pinggang. Bukan dalam arti melepaskan amanah, namun lebih kepada pemberian ruang kepada pengurus yang lebih junior untuk mengembangkan diri. Lanjut…

Halaman Berikutnya »


About ZLF

M. Zulfi Ifani, usually called Zulfi, or Fani. A Student of Communication Department of Gadjah Mada Univ, Yogyakarta.
also interested so much on learning, learning anything which could make me happy. But,my most interesting subjects now are Sport (Esp. Soccer),Organization, Politics, Computer and also BLOG.

Chat With Me?



ID YM : sk83r_z63

THE CATEGORIES

My Archive

Supported by


Mau dapat domain .co.cc? Gratis !! Klik aja..

Free Domain

MyBlogLog