Hutang, Cara Praktis Memutus Silaturrahmi

image

14 abad yang lalu Nabi Muhammad SAW mengajari kita doa “Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak hutang).”

Salah seorang sahabat pun bertanya. “Kenapa engkau sering meminta perlindungan dari hutang Ya Rasul?” Rasulullah pun bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397 dan Muslim no. 589)

Benar kan tabiat orang yang berhutang seperti di atas –> Mudah BERDUSTA dan INGKAR JANJI. Saya yakin banyak dari kita yang akan membenarkan 2 tabiat ini.

Di buku KEMBALI KE TITIK NOL, Mas @Saptuari juga cerita. Beliau beberapa kali diingkari janji soal hutang. Belum lagi silaturrahmi yang putus atau setidaknya memburuk. Padahal kan kita yang ngasi hutang, kok kita yang dimusuhi. Aneh kan?

Daripada dimusuhi karena narik hutang. Kan mending gak usah dikasi hutang sekalian. Atau malah sejak awal kita niatkan sedekah semampunya. Jadi gak bakal kecewa ketika akhirnya gak dibalikin.

Begitulah kisah tentang HUTANG. Kata Nabi lagi, “Orang yang berhutang itu di malam hari GELISAH, di siang hari TERHINA.”

Maka… kalau memang gak ada udzur URGENT gak perlu lah ngutang2. Cukup hidup SEDERHANA. Pendapatan kita pasti CUKUP utk memenuhi kebutuhan, tapi GAK BAKAL CUKUP utk mengejar gaya hidup.

ALLAHUMMA INNI AUDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGHROM…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s