Arti Keluarga

Di antara hiruk pikuk kesibukan di Jogja. Seminggu sekali saya pulang ke Magelang. Mungkin sudah tidak terhitung lagi berapa kali saya pulang-pergi selama 4 tahun belakangan ini.

Selama ini pula, baru saya sadari bahwa saya tidak pulang ke rumah. Saya tidak pulang untuk berpindah tidur, dari kos ke kamar di rumah. Melainkan lebih dari itu, saya pulang ke keluarga saya. Bertemu orang-orang yang saya sayangi seumur hidup. Ada Bapak, Mamak, Kakak dan Adik saya. Itulah kenapa, seringkali saya kecewa saat pulang dan tidak menemukan siapa pun di rumah.

Di sini, saya ingin berterimakasih atas kebersamaan dan kasih sayang yang saya dapatkan selama lebih dari 20 tahun ini. Saya tidak akan pernah melupakan semuanya.

Harta yg paling berharga, adalah keluarga…
Istana yg paling indah, adalah keluarga…
Puisi yg paling bermakna, adalah keluarga…
Mutiara, tiada tara, adalah keluarga…
Harta yg paling berharga,adalah keluarga…
Istana yg paling indah, adalah keluarga…
Puisi yg paling bermakna, adalah kluarga…
Mutiara, tiada tara, adalah keluarga…

(OST. Keluarga Cemara)

2 thoughts on “Arti Keluarga

  1. makanya sering pulang mas! hi2..
    mumpung belum ada rumah kedua

    _homesickholic_

  2. wah, orang magelang juga mas? kok sama lagi nih. makin ada proximity ni (kalo salah dibenerin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s