Lalu, Adilkah Ini?

“Good is an essential element of reality. Evil does not exist in itself but is, rather, an imperfect reflection of the real, which is good.”

(Plato, Dialogues)

Bagi saya, keadilan adalah sebentuk idealita. Manusia akan selalu mencari dan memperjuangkan keadilan tersebut. Namun, sesuai kodratnya sebagai idealita, ia tak akan pernah menemui tempatnya.

Lihat saja, bagaimana seorang Nenek Minah yang hanya mengambil 3 buah kakao nyaris dipenjara berbulan-bulan. Sedangkan, begitu banyak kasus korupsi bermiliaran rupiah (ada yang mencapai puluhan rupiah bahkan) dengan mudahnya lolos dari lubang jarum hukuman pengadilan.

Lihat saja, pelaksanaan Idul Kurban, khususnya dalam pembagian daging kurban. Memunculkan ironi begitu banyaknya masyarakat miskin di negeri kaya raya ini. Nenek-nenek, anak kecil yang lemah tak berdaya, harus bertarung memperebutkan beberapa ons daging. Sedangkan, ada sebagian kelas masyarakat yang berfoya-foya menghamburkan uang ratusan ribu hanya untuk sekali mengenyangkan perut. Lalu, adilkah ini?

Kita, manusia, sering berpikir bahwa keadilan adalah idealita yang harus ditegakkan. Bahkan dengan pertumpahan darah sekali pun. Atau justru kita yang tidak bisa memahami keadilan dalam kacamata Tuhan. Bisa saja, kita tidak sadar bahwa dalam kacamata Tuhan inilah keadilan yang sebenarnya. Dimana dunia penuh ketidakadilan, di situlah letak keadilan Tuhan. Ada baik, ada buruk, ada hitam ada putih, itulah keadilan.

Yang benar saja, kawan??

One thought on “Lalu, Adilkah Ini?

  1. Hukum dihadapkan dengan HAM bisa saja jadi relatif..
    keadilan juga relatif..

    sayangnya memang banyak orang lebih nyaman dengan
    relativitas itu sendiri..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s