Upgrading IMM UGM 2009

Upgrading PK IMM UGM akhirnya berakhir juga hari Ahad (26/4) kemarin. Upgrading yang notabene merupakan trigger dasar bagi kepemimpinan PK IMM UGM 09-10 ini mengambil tempat di Rumah Pak Din Syamsuddin, di Pogung Baru. Rumah yang jelas sangat nyaman untuk dijadikan tempat singgah, mengingat berbagai fasilitasnya yang tergolong yahud.

Acara yang dimulai pada Sabtu (26/4) memang baru bisa dimulai pukul 13.00, artinya molor untuk beberapa jam. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan tumbal. Pertama, memang ketidaksiapan individu-individu PK sendiri (saya sendiri mendapat masalah di perjalanan a.k.a ditilang polisi, hingga akhirnya harus mengeluarkan jurus sakti: it’s called Politik SIM). Kedua, keterlambatan wakil dari cabang untuk membuka acara, hingga saya (selaku Ketua Komisariat) berinisiatif untuk menyatukan acara pembukaan dengan materi pertama

Setelah ditunda, sesuai kesepakatan bersama akhirnya acara dimulai pada pukul 13.00. Dengan materi oleh Immawan Irawan Puspito mengenai manajemen organisasi. Di sini, Mas Irawan (begitu biasanya kami memanggilnya), menekankan bagaimana birokrasi di IMM masih cukup ribet. Sehingga, banyak kebijakan yang tumpang tindih dan tidak efektif. Oleh karena itu, saran konkret beliau, IMM di tingkatan DPD (provinsi) harus lebih menekankan fungsinya sebagai tempat konsolidasi, bukan instrumen instruksi.

Di sesi kedua, yaitu Leadership, Immawan Ari Nugroho selaku alumni dari IMM UGM menyampaikan pemikirannya. Sayang, saya tidak bisa mengikutinya dikarenakan harus menghadiri rapat KKN di kampus. Serba salah memang, karena ada seorang rekan yang mengkritik kepergian saya. Tapi, KKN ini juga amat penting bagi saya, mengingat ini pertanggungjawaban saya terhadap orang tua yang telah membiayai kuliah saya di Jogja, yang notabene dibiayai dengan setengah mati (hiperbolis, namun ini kenyataan: bahwa saya berasal dari keluarga yang ekonominya setengah mati untuk kuliah di UGM). Saya yakin, putusan ini dapat dipahami oleh kawan-kawan di komisariat. Lagipula, saya yakin dapat membayarnya di kesempatan lain.

Sedangkan di sesi ketiga, yaitu sosial- politik kampus oleh Bang Erwin (HMI DIPO). Saya merasa mendapatkan wacana baru mengenai politik kampus, khususnya di sisi sejarah memang. Namun, materi sospol kampus kontemporer yang saya harapkan memang tidak mendapatkan paparan yang cukup. Padahal, saya berharap dengan adanya paparan sospol kampus kontemporer bisa jadi bahan pertimbangan yang baik untuk terjun (khususnya) di PEMIRA 2009 nanti.

Sesi keempat, yaitu Analisis Sosial, oleh Mas Mudzakkir mantan Ketua Umum DPP IPM. Beliau yang baru saja menyelesaikan studi S2 di Sosiologi UGM memang amat handal dalam menyampaikan berbagai perspektif sosiologis dalam memandang permasalahan-permasalahan masyarakat. Sayang, mungkin karena keterbatasan saya. Saya justru melihat penjelasan dia melompat-lompat, tidak sistematis.

Sesi kelima, adalah dakwah kultural yang menghadirkan kembali mantan Ketua PC IMM BSKM, Immawan Agus Yulianto. Di sini, saya berharap akan ada materi teoritis mengenai dakwah kultural. Sayangnya, itu tidak terwujud, karena beliau lebih menyoroti contoh-contoh kontemporer, misalnya bagaimana persinggungan Muhammadiyah dengan parpol Islam. Akan tetapi, pemaparan beliau sudah cukup baik. Karena dalam pandangan saya, sangat mudah dipahami oleh siapapun.

Terakhir, adalah penampilan Immawati Imi Astuti (yang konon digadang-gadang akan menjadi Ketua PC BSKM mendatang. Maaf kampanye terselubung nih.). Secara sederhana, dia menjelaskan pembagian tugas antar bidang di struktural IMM. Pada sesi ini, saya juga berkesempatan bertanya mengenai mekanisme pendirian lembaga otonom di IMM. Karena seperti yang sudah diketahui, saya menginginkan adanya lembaga pers sebagai corong IMM UGM ke luar. Sehingga, pemahaman akan posisinya juga sangat penting agar tidak terjadi konflik horizontal di tubuh IMM UGM.

Apapun itu, saya menggaris bawahi bagaimana semangat rekan-rekan untuk mengikuti keseluruhan acara. Meski memang tidak semua anggota komisariat bisa hadir. Saya sudah cukup bersyukur acara ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga ke depannya, energi yang ada dari acara ini dapat membantu kami meledakkan UGM. Amien!!

*sayang tidak ada foto kegiatan yang bisa diposting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s