Larisnya Wisata Bencana

puting-beliung-ugmNegeri ini memang unik (untuk tidak mengatakan aneh). Ada beberap keunikan yang bisa saya potret. Dalam dunia politik misalnya, sangat sulit untuk mendefinisikan sistem demokrasi apa yang kita jalani. Katanya sih demokrasi pancasila, tapi nyatanya demokrasi kita amat liberal.
Sama saja, dalam dunia pers. Empat teori pers yang disampaikan oleh Siebert, Schramm, dan Peterson. Sulit dicocokkan dengan kecenderungan pers saat ini. Kalaupun didekatkan, mungkin pers libertarian yang sedang kita jalani.

Tak jauh berbeda pada ranah gerakan Islam. Di negeri ini, praktis gerakan model apapun ada di negeri ini. Sederhananya, dari gerakan Islam paling kiri, sampai yang paling kanan sekalipun boleh tumbuh dengan subur. Ironisnya, sampai aliran sesat pun ada bahkan didukung oleh berbagai komunitas. Suatu dukungan yang jelas salah kaprah.

****
Keunikan tersebut juga dapat ditarik untuk kasus Situ Gintung misalnya. Ratusan orang yang dinyatakan meninggal, puluhan menghilang, ribuan pengungsi dan rumah yang hancur. Justru jadi surat undangan tak terduga bagi parpol dan wisatawan.

Kok, parpol? Iya, terlepas dari adanya parpol yang memang rutin tanggap terhadap bencana (tidak perlu saya sebut, karena saya bukan jurkam). Ada banyak parpol yang benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk pencitraan, apalagi pemilu terhitung tinggal beberapa hari lagi. Terlalu su’udzon memang, tapi nanti bisa kita buktikan daya tanggap parpol tersebut bila tidak ada momentum pemilu. Publikasi gratis lah hitungannya.

Tentang wisatawan, sudah jadi berita di beberapa program berita bahkan di infotainment fenomena ini. Garin Nugroho mengatakan fenomena ini sebagai “Extreme Reality Show”. Yang kurang lebih mirip dengan program reality show lainnya, sehingga tentu sangat menarik bagi penonton.

Untuk kasus ini, saya masih ingat betapa rekonstruksi kejahatan Ryan di Jombang beberapa waktu lalu sangat ramai dihadiri warga. Warga yang datang pun tidak berbuat apa-apa, selain hanya menonton. Mirip dengan wisatawan bukan?

Yah, memang inilah negeri kita. Negeri yang unik, yang sulit didefinisikan, yang masih terus kita cintai.

One thought on “Larisnya Wisata Bencana

  1. Pingback: kampanye damai pemilu indonesia 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s