Memahami Keutamaan Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan !!

Alhamdulillah, tanpa terasa kita segera memasuki bulan Ramadhan kembali. Bulan yang dijanjikan oleh Allah akan dipenuhi berkah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami seluk beluk bulan Ramadhan itu sendiri agar apa yang kita ikuti .

Di artikel ini, saya akan berbagi akan beberapa keutamaan Ramadhan. Semoga dari pemahaman akan keutamaan ini kita akan semakin termotivasi untuk mengisi bulan agung ini dengan sebaik mungkin.

Pertama, Ramadhan adalah bulan penghapus dosa. Maka dari itu, sangatlah baik bilamana sejak Rajab kita senantiasa memanjatkan doa agar usia kita sampai pada Ramadhan. Mengenai janji Allah ini didasarkan pada Hadits Riwayat Ahmad:

“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan dengan Iman dan Ikhlas, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Kedua, pada bulan ini Allah juga mengistimewakan umat Rasulullah, yang tidak diberikan kepada umat-umat yang lain Diriwayatkan oleh Baihaqi dari Jabir R. A bahwa Rasulullah bersabda:

“Pada bulan Ramadhan, umatku diberik lima hal yang tidak diberikan pada seorang nabi pun sebelumku.

Pertama, bila malam pertama bulan Ramadhan telah daang, Allah yang Maha Luhur lagi Maha Agung melihat mereka. Dan Barangsiapa dilihat oleh Allah, maka ia tidak akan disiksa selamanya.

Kedua, sesungguhnya bau busuk mulut mereka pada waktu sore hari adalah lebih harum di sisi Allah daripada minyak kasturi.

Ketiga, sesungguhnya para malaikat memintakan ampun pada mereka siang dan malam.

Keempat, sesungguhnya Allah yang Maha Luhur lagi Maha Agung telah memerintahkan surgaNya. FirmanNya, ” Bersiaplah dan berhias dirilah untuk menyambut para hambaKu. Mereka hampir beristirahat dari kelelahan dunia menuju tempat tinggalKu dan rahmatKu.

Kelima, bila penghujung bulan ramadhan tiba, Allah berkenan mengampuni dosa mereka semua.”

Ada seorang laki-laki dari suatu kaum bertanya, “Apakah malam itu malam Lailatul Qadar? Nabi menjawab, ” Tidak, tidakkah kau lihat para pekerja yang mengerjakan tugasnya dengan baik? Bila mereka telah selesai bekerja maka dipenuhilah gaji mereka.”

Ketiga, Allah berjanji akan melipatgandakan amal ibadah kita di bulan ini, sehingga pahala tersebut mampu menutup dan menghapus dosa-dosa sebelumnya. Allah SWT bahkan menjadikan bulan ini sebagai bulan obral pahala besar-besaran. Dengan kemurahanNya, pahala sebulan Ramadhan boleh jadi menandingi pahala amal seseorang sebelas bulan sebelumnya.

Keempat, pada bulan ini dibuka pintu-pintu kebaikan dibuka seluas-luasnya, sedangkan pintu keburukan ditutup serapat-rapatnya. Sementara syaitan yang menjadi sumber keburukan dibelenggu sejadi-jadinya. Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:

“Apabila Ramadhan datang, maka dibukakan pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka dan syaitan-syaitan dibelenggu.”

Dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa:

Sungguh telah datang padamu bulan yang penuh berkah, yang Allah mewajibkan kamu berpuasa, di saat pintu-pintu surge dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syaitan-syaitan dibelenggu dan terdapat suatu malam yang nilainya lebih berharga daripada 1000 malam. Maka barangsiapa tidak berhasil mendapat kebaikannya, sungguh ia tak akan mendapatkannya selama-lamanya.”

Keterangan serupa juga terdapat dalam riwayat Ahmad dan Nasa’i:

Pada bulan itu ditutup pintu-pintu neraka, dibuka pintu-pintu surga dan dibelenggu syaitan-syaitan.” Katanya pula, “Dan seorang malaikat akan berseru, “Hai pencinta kebaikan, bergembiralah! Hai Pencinta kejahatan, hentikanlah! sampai Ramadhan berakhir.”

Kelima, bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan rejeki. Kita bisa melihat dimana-mana orang akan begitu mudahnya mengeluarkan shadaqah dengan ringan hati, tidak seperti bulan-bulan lain. Bulan Ramadhan yang secara nalar mestinya akan membuat sirkulasi perekonomian masyarakat melambat karena mayoritas masyarakat sedang berpuasa, tidak terbukti sama sekali. Perekonomian masyarakat justru meningkat dengan pesat, pasar dan pertokoan begitu ramai dengan lalu lalang orang-orang yang berbelanja. Itulah, salah satu keunikan Ramadhan yang tidak ada pada bulan-bulan lainnya, hal yang sebenarnya mungkin tidak dapat dinalar dengan akal manusia.

Terakhir, andai bulan ini kita analogikan sebagai makan malam, maka kali ini kita diberi kesempatan makan malam di sebuah restoran mewah, gratis lagi. Siapa yang tidak mau? Maka dari itu, gunakanlah waktu 30 hari ke depan dengan sebaik mungkin… semoga kita termasuk orang-orang yang tidak mengalami kesia-siaan dalam Ramadhan esok. Allahumma Amien !!

4 thoughts on “Memahami Keutamaan Ramadhan

  1. Selamat menunaikan ibadah puasa Zul..

  2. Rumah gadang maimbau pulang
    Tanah rantau manahan kaki
    Khilaf jo salah mambuek gamang
    Ampun jo maaf mohon dibari
    Maaf lahir batin

    met menunaikan ibadah puasa bagi kaum muslim

  3. makasih pencerahannya.
    minta ijin sedot gambarnya ya?

    thanks

    javasunshine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s