Kota Kupang: ‘Puzzle’ Arti Sahabat Bagiku

Alhamdulillah, selama liburan semester genap ini banyak kejadian yang memberiku kebahagiaan. Selain ilmu dan pengalaman yang aku dapatkan di Pare lewat kursus bahasa Inggris. Aku juga berkesempatan menyusun kembali “puzzle” persahabatan yang pernah terjadi di masa kecilku dahulu di Kupang, NTT.

Kenapa harus diistilahkan dengan puzzle? Seiring berjalannya waktu, persahabatanku dengan beberapa kawan di masa kecil dahulu kini terberai bagai puzzle. Selepas kerusuhan Kupang tahun 1998 ditambah pasca kelulusan SD yang kemudian kuhabiskan dengan kembali ke tanah kelahiranku di Jawa, klop rasanya bila aku pun kehilangan kontak sama sekali dengan kawan-kawan lamaku.

Kini, delapan tahun telah berlalu sejak aku meninggalkan Kupang. Namun, rasa kangen akan kenangan masa kecil dan tentunya sahabat-sahabatku belum lekang oleh waktu. Alhamdulillah, kini satu per satu sahabat masa kecilku dapat ‘kutemukan’.

Arti persahabatan…

Sebenarnya pencarianku akan puzzle itu telah kumulai dari setahun lalu. Saat bertemu dengan Reni, seorang sahabatku juga, selepas lulus dari Gontor Putri (Mantingan) dia memilih untuk meneruskan kuliahnya dengan kembali ke Kupang. Amat beruntung diriku bisa bertemu dengannya saat dirinya sedang berada di Yogyakarta. Dari dialah, kontak dengan sahabat-sahabat lama pun dapat dimulai kembali.

Subhanallah, aku pun dapat menemukan kabar….

Dita yang kini kuliah di Perikanan IPB (dan juga menjadi aktivis KAMMI, Alhamdulillah, Semangat Dit!).

Yesy yang entah mengapa begitu ‘hobi’ berpindah-pindah kampus (catatan dia pernah kuliah di Solo, Kupang dan kini berencana pindah kampus lagi. Ga capek ya?)

Joko, ‘juragan mebel’ ini dulu pernah berniat menemaniku mondok di Assalaam, Solo. Namun Allah memang berkata lain, kami pun berpisah lebih dari 8 tahun lalu. Kini, dia telah kembali lagi ke Kupang untuk kuliah di sana.

Wulan yang juga alumni Gontor dan sekarang di Psikologi Univ. Brawijaya, Malang. (kata Afid sekarang kamu udah ga gendut, Wul? Benar ya?)

Bona (gajah kecil berlalai panjang, *halah*) yang menyaingi diriku dengan masuk ke komunikasi, di Univ Padjajaran, Bandung. (Btw, mau jadi apa dirimu, Bon?)

Nizam yang kini menjadi anak ‘gaul’ dan juga punya usaha counter hp. (walau, usaha jalan, kuliah dan ibadah jangan lupa, bro!)

Afid yang baru saja ku temui. Kini dia sedang bermimpi menjadi anak band terkenal (Fid, makasih buat rekaman lagumu. Keren! Aku suka lagu-lagumu).

Dan beberapa sahabat lagi, yang maaf tidak bisa ku sebut satu per satu.

Masih ada yang kurang…

Satu-per satu potongan puzzle memang telah tersusun kembali. Namun, aku masih merasa ‘gambar’ di depanku masih bolong di sana-sini, uncomplete. Karena itu, aku masih punya mimpi untuk ‘puzzle’ ini. Walau entah sampai kapan dapat terselesaikan…

One thought on “Kota Kupang: ‘Puzzle’ Arti Sahabat Bagiku

  1. Kupang
    kapan aku bisa ke sana?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s