Minat Kita Memang Berbeda…

Seminggu terakhir ini saya mendapati kenyataan bahwa minat memang merupakan salah satu aspek krusial bagi seseorang. Seseorang dewasa akan cenderung memilih menjalani hidup sesuai minatnya sendiri, yang seringkali pula bertentangan dengan keinginan orang-orang terdekatnya.

Jadi, sebenarnya apa sih minat itu? Saya berusaha mencari definisi dari dunia psikologi, tapi maaf belum ketemu juga. Mengutip dari Ust. Anis Matta dalam bukunya “Model Manusia Muslim, Pesona Abad 21” (Syaamil, 2002), beliau mengungkapkan bahwa di antara minat, bakat dan intelegensia, minat adalah faktor yang paling berpengaruh. Karena minat adalah dorongan terhadap suatu hal yang membuat seseorang berusaha sekuat tenaga untuk mememenuhi keinginannya tersebut. Minat pun biasanya amat berhubungan dengan faktor ‘kesukaan’, tidak mungkin tidak.

************

Dua hari lalu, sewaktu rapat koordinasi menjelang pelaksanaan kegiatan Pesantren Anak dan Remaja di Budi Mulia, saya ‘agak’ marah-marah. Pasalnya, rekan-rekan (bisa dibilang) ‘ga becus’ dalam mempersiapkan kegiatan (maaf), karena seminggu sebelum acara berbagai persiapan penting masih saja luput dari pengerjaan, padahal saya (sebagai Ketua Panitia) sudah berulang-ulang kali mengingatkan, bahkan hingga harus turun langsung mengerjakan sendiri. Tapi apa daya, ternyata saya baru  menyadari banyak kawan yang misfit (tidak cocok) dengan posisinya. Keadaan ini baru saya sadari saat melihat rekan yang saya anggap tidak berkerja dengan baik di posisi ACARA, ternyata bekerja dengan sangat baik di PERLENGKAPAN, dia malah begitu aktifnya dalam mengkoordinir kawan2 lain untuk bersih-bersih pondok. Lucunya, malah ada yang nyeletuk, ” Maaf Bro, sepertinya aku memang ditakdirkan lahir sebagai Sie. Perkap…” Halah…

Ya Allah, saya pun merasa tidak pantas untuk marah dalam posisi ini, melainkan lebih menyadari minat kawan yang berbeda dan berusaha terus membantunya.

Lain halnya saat ujian ‘proposal pendirian media’ kemarin, kali ini kami ditugaskan untuk berangan-angan mendirikan sebuah perusahaan media. Di sini, saya secara tidak langsung melihat minat kawan-kawan yang amat beragam lewat tema proposal mereka. Ada kawan yang begitu minat dengan film Korea mendirikan Majalah Film Korea, kawan yang dulunya nyantri juga mendirikan Majalah untuk Santri (semacam Wardun di Gontor atau Karnisa di Assalaam), bahkan ada seorang kawan yang suka bela diri mendirikan Majalah Olahraga Bela Diri “FIGHTER” (Ada-ada aja…). Sedangkan saya? Tidak jauh-jauh karena mudah ditebak, saya mengaplikasikan minat pada Komputer, sehingga saya memilih untuk menerbitkan Tabloid Wifimedia, Tabloid TI untuk mahasiswa (yang suka wifi gratisan tentunya, ha3).

Memang secara naluriah kita akan mendalami sesuatu berdasarkan minat, karena hati akan gembira menjalaninya tanpa ada beban. Beda, saat kita memaksakan diri untuk menjalani sesuatu yang kita tidak minati, meski hasilnya menggiurkan (gaji banyak, popularitas mentereng, dll), tentu tidak akan pernah terasa nyaman.

Itulah minat, tiap orang memiliki garis minat yang berbeda-beda, kita tak mungkin bisa memaksa orang lain memiliki minat yang sama persis dengan apa yang kita inginkan. Sama seperti posisi di permainan sepakbola. Seorang Ronaldo yang memiliki speed dan dribbling luar biasa tentu tidak akan pantas bila dimainkan di posisi bek tengah, karena kemampuan seperti amat ideal untuk seorang striker ataupun winger. Begitu pula dengan minat, yang ada bukanlah memaksa orang lain untuk meminati hal-hal yang kita sukai, melainkan berusaha untuk menemukan seseorang yang memiliki minat seperti yang kita inginkan.

2 thoughts on “Minat Kita Memang Berbeda…

  1. benar,,minat orang memang beda-beda

  2. waaahhh

    mantap, (sudah kubaca satu2 lho, walaupun dicicil) diksimu semakin lama semakin terasah..

    salut!!! dilanjutkan saja ya… ntar si purple ini minta dituliskan biografi

    huhu.. makasih ‘purple’… halah pake nama samaran terus kenapa sih, jujur aja kenapa?
    amien,,,semoga bisa terus meningkatkan semangat nulisnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s