Memoar Klise Tak Berarti

Saat ini, aku hanyalah buih limbah yang mengkotori jernihnya sungai hatimu. Aku hanya berusaha mengikuti aliran sungai, tanpa bermaksud tuk mengkotorimu. Tapi, ini hanya takdir yang harus ku jalani, karena aku hanyalah ‘limbah’.

Saat ini, aku hanyalah debu monoksida yang tak berarti di segarnya udara pagimu. Aku hanya terbawa arus angin, tanpa bermaksud membuatmu tercampur polusi. Tapi, ini takdirku, menjadi ‘polusi’ di segarnya kehidupan.

One thought on “Memoar Klise Tak Berarti

  1. apakah,
    Saat ini, ‘komentku’ hanyalah buih limbah yang mengkotori jernihnya sungai ‘BLOGmu’……

    apakah,
    Saat ini, ‘komentku’ hanyalah debu monoksida yang tak berarti di segarnya udara pagi ‘BLOGmu’…………..

    mohon maaf ya, jika selama ini ada kata-kata di ‘koment’ ku yang tak berkenan dihatimu… he2…

    Oh ya, aku juga mohon maaf. Akhir2 ini, lagi pgn byk merenung. Hidupku masih blm berarti..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s