Ibarat Calon Istri dan Roti

Bayangkan… suatu hari kamu sedang menjalankan tugas-tugas harianmu yang kebetulan sedang sangat padat hingga dari pagi sampai sore belum makan (sekalian puasa aja…). Kamu bener-bener lapar.. hingga akhirnya kamu menemukan penjual roti pinggir jalan.

Sampailah kamu di depan penjual roti tersebut, disana ternyata hanya ada 3 buah roti yang tersisa:

Roti pertama, tidak dibungkus, otomatis sering dikeroyok pasukan lalat. Jijik bukan? Semoga kamu juga sepakat…

Roti kedua, terbungkus namun tidak rapi, ada bagian yang bolong walau cuma kecil. Tapi, sama aja deh, masih ada juga lalat yang mampir buat “ncium”…. Duh, kalo gini kan sama aja dengan roti pertama.

Roti terakhir, roti yang istimewa karena terbungkus rapi, dan tentunya pula pasti aman serangga apapun. Wew, menggiurkan…

Jadi mana yang kamu pilih ? Mesti kamu milih yang terakhir kan ?? kalau masih milih yang kesatu atau kedua kayaknya perlu periksa ke dokter jiwa cek ulang lagi deh.

Itulah ibarat buat seorang calon istri yang baik… Roti pertama bagai istri yang tidak berjilbab (ga dibungkus ), ditambah lagi dengan akhlaq yang tidak “islami” waduw.. bener-bener bukan calon ideal.

Terus Roti kedua, sebenernya dia berjilbab, sayangnya jilbabnya ga tertutup rapat, alias masih terbuka disana-sini (jangan dibayangin mana yang terbuka loh…)…sama aja dengan istri model pertama, belum ideal.

Nah, calon ketiga, EXTRAORDINARY!!! Luar biasa… wanita istimewa yang berjilbab rapat dan menjaga tingkah lakunya… Subhanallah…

Dari paparan di atas masihkah mau “membeli” barang yang tidak terawat ?? (untuk yang putri, bukan meledek ataupun nyindir, hanya mengingatkan aja. Yang putra jangan merasa tidak ikut disindir loh…)

Pilihlah “sesuatu” dari hatinya, namun hati adalah sesuatu yang tertutup. Paling tidak fisik bisa jadi acuan awal, namun jangan jadikan dia patokan utama. Selamat mencari… Fastabiq Khoirot!!

3 thoughts on “Ibarat Calon Istri dan Roti

  1. Wah.. jadi lapar mas…
    Pasti saya milih roti ketiga dan semoga mendapatkan roti eh istri di type ketiga…

    Yup… tapi kita juga harus ingat kadang tertutup rapat tapi akhlaknya kurang [dan hanya Allah yang maha tau]

    Semoga kita dijauhkan dari segala macam fitnah dunia dan mendapatkan roti ketiga😀

  2. Yup, fisik memang tidak menentukan baiknya hatinya.

    Tapi, karena hati memang sulit dibaca, ada baiknya juga melihat dari apa yang dapat dirasakan oleh indera…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s