Bukan Sekedar Pelantikan IMM UGM…

Refleksi dari Pelantikan IMM UGM.

Sabtu, 12 April 08 di Gedung PP Muhammadiyah Cik Di Tiro.

Hari ini, Sabtu, 12 April, selangkah lagi perjalanan IMM UGM maju setapak demi setapak. Hari ini sejarah menuliskan bahwa kami telah melaksanakan serah terima jabatan sekaligus pelantikan sebagai PK IMM UGM yang baru.

Sengaja, saya menulis posting ini begitu cepat karena saya tidak ingin kecolongan lagi, he3 (sangat ambisius?). Makanya, mohon maaf, bila biasanya ada koleksi foto yang sering saya lampirkan. Tapi, sementara ini belum ada dulu. Selain karena, kamera pribadi saya sedang dipinjam, Saya juga belum sempat meminta dari foto-foto dari Qolbi yang membawa kamera.

Alhamdulillah, akhir2 ini persaingan fastabiq ngeBLOG intern IMM UGM makin sengit saja. Hal ini juga yang sering menjadi motivasi untuk terus berusaha menjadi Blogger terdepan dan terbaik. Kalau sekarang baru intern IMM UGM, mungkin esok hari bisa jadi Blogger terbaik di UGM, Yogya, bahkan di Indonesia (Amien!).

Namun, persaingan ini tidak negatif, malah sangat positif. Saya melihat blog tidak sekedar hanya media unek-unek semata, melainkan lebih luas dari itu. Blog adalah perantara motivasi bagi berseminya hobi membaca dan menulis bangsa, sangat baik bukan? Sepakat..🙂

Kembali kepada acara Pelantikan. Acara ini sebenarnya mulai pukul 14.00 siang. Namun, berhubung di Magelang ada rapat pengurus Karisma (Keluarga Remaja Islam Magelang) yang harus dihadiri, dibarengi dengan hujan deras yang mendadak menjadikan kehadiran diriku sangat telat, telat banget tepatnya. Hingga, berdasar penuturan beberapa kawan, prosesi pelantikan sempat ditunda. Mohon maaf…

Setelah berusaha keras untuk on-time dengan ngebut semaksimal mungkin. Alhamdulillah, saya dapat tiba di gedung PP Muhammadiyah Cik Di Tiro (tempat pelantikan) pada pukul 15.30. Beruntung, masih sempat mendengarkan tausiyah dari Bpk. Irfan Nursasmita (Dosen FE UGM). Setahu saya beliau banyak membicarakan tentang Kesetaraan Derajat. Tapi, saya tidak tahu detail pembicaraannya, Selain kesan bahwa beliau adalah pribadi yang bersahaja dan ramah. Hal ini dibuktikan dengan tampilan dan sikap beliau yang ramah dalam meladeni kami.

Setelah itu, acara langsung dilanjutkan ke Pelantikan. Pelantikan ini dipimpin oleh Sekretaris Umum PC BSKM, Immawan Irawan Puspito. Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan lancar. Mulai dari penandatangan berita acara pelantikan, penandatanganan serah terima jabatan hingga rangkaian kata sambutan.

Untuk kata sambutan saya cukup menggaris bawahi keunikan masing-masing pembicara:

Mas Chanief (Ketua PK lama) dengan pembukaan ala muhadhoroh pondok, menggunakan bahasa arab, salut mas!

Malik (Ketua PK Baru) dengan pandangan-pandangan revolusionernya akan IMM UGM ke depan (Ini baru namanya Ketua PK, Lik… Keren!)

Terakhir, Mas Agus (Ketua PC BSKM) dengan motivasi-motivasi berbungkus sindirannya akan kondisi IMM di UGM yang masih belum maksimal dalam perekrutan kader. Terima kasih mas, Insya Allah akan kami sempurnakan lagi, agar kader-kader elit IRM tidak akan pindah ke lain gerakan dan juga bagaimana menarik simpati dari kader-kader luar persyarikatan (seperti saya ini).

Di akhir acara, selepas sholat maghrib. Entah ada apa, kawan-kawan mengajak berkumpul dulu. Mungkin ada yang mau ntraktir ya? Tapi, maaf saya keburu-buru. Terlanjur niat mau posting dulu. Jadi, langsung cabut duluan.🙂

Jarang-jarang, saya di warnet. Jadinya, hikmah yang terkandung posting ini pun sudah harus saya pikirkan selama perjalanan, agar tidak lama-lama mikirnya tentu. Saya selalu berusaha menampilkan postingan dengan hikmah. Oleh karena itu, saya melihat pelantikan ini harus jadi tonggak awal kebangkitan IMM UGM…

Seperti Sumpah Gadjah Mada yang menjadi titik tolak untuk menyatukan nusantara.

Seperti Sumpah Pemudah yang menjadi titik tolak persatuan pemuda Indonesia untuk merebut kemerdekaan.

Seperti Proklamasi 17 Agustus 1945 yang menjadi titik tolak untukm membangun negeri Indonesia secara mandiri.

Dan, seperti Reformasi yang menjadi titik tolak untuk membebasan dan membersihkan kebobrokan birokrasi ala orde lama.

Saya melihat pelantikan ini harus juga menjadi titik tolak untuk memajukan IMM UGM khususnya dan juga persyarikatan Muhammadiyah (sebagai wadah berIslam kita) umumnya.

Kata seorang senior, dia melihat IMM UGM kali ini bagai lahirnya generasi emas IMM UGM. Tapi, menurut saya itu terlalu berlebihan. Cukuplah kami sebagai perunggu atau perak. Bukan merasa inferior, melainkan karena saya percaya kami akan melahirkan generasi emas tersebut. Kami akan mengkader adik-adik di bawah kami esok untuk menjadi generasi emas itu. Bukankah pemimpin yang hebat itu yang dapat menelurkan pemimpin yang lebih hebat juga? (ini kata-kata dari mbak Tifa)

Maka dari itu, Jangan sia-siakan momentum ini kawan… !!

Jayalah IMMku !! Allahu Akbar !!

Link-link satu tema:

http://zulfigitu.multiply.com/journal/item/46

http://qolbimuth.multiply.com/photos/album/9/pelantikan_IMM_UGM_2008-2009_

http://anakkuantan.multiply.com/journal/item/25/MUNDUR_KE_BELAKANG_Pelantikan_PK_IMM_UGM_2008-2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s