Di Sini Blokir, Di Sana Blokir, Multiply Pun Jadi Korban

Judul di atas, bisa dinyanyikan, kawan. Ga percaya? Coba nyanyikan dengan nada lagu zaman kanak-kanak dahulu:
“Di Sini Senang, Di Sana Senang, Di mana2 hatiku Senang, La..lala…lalala…”

Kalau berbicara pemblokiran situs, aku bisa mengatakan: parah. Masak “dimana-mana” diblokir. Memang, kebijakan seperti ini sangat diperlukan untuk mengatasi liberalisme informasi yang sudah kebablasan (pornografi, fitnah, informasi dusta, dll). Namun penting juga untuk dilihat implikasinya, apakah lebih banyak positif atau malah sebaliknya?

Aku tidak menolak pemblokiran, terutama untuk situs-situs yang menyebarkan pornografi dan permusuhan. Namun, untuk situs yang masih abu-abu, dalam artian ada content yang negatif maupun positif secara berimbang, rasanya perlu kebijaksanaan lebih untuk diblokir.

Sampai saat saya menulis posting ini terhitung ada beberapa situs-situs “wajib” buat para netter yang kena blokir, antara lain: myspace, rapidshare, youtube, multiply. (Ada situs lain?)
Mungkin buatku 3 alamat pertama tidak terlalu bermasalah (meski sedih juga ga bisa nonton cuplikan pertandingan sepakbola dari youtube). Tapi, yang aku yakin bakal buat ngamuk para blogger Indonesia jelas: multiply.

Bagaimana tidak? Ngeblog di MP sudah jadi tren tersendiri pada ribuan-bahkan puluhan ribu blogger Indonesia, termasuk di organisasiku, IMM UGM (malahan di sini lagi demam MP). Belum lagi betapa banyaknya usaha e-commerce yang menggunakan fasilitas dari MP. Terbayang kan bagaimana susahnya para fans MP? Nelangsa…

Walau, buatku ga terlalu masalah. Maklum, aku pun sedang dalam proses perpindahan blog dari multiply ke wordpress. Jadi, pemblokiran ini pun dapat aku maknai sebagai perintah untuk pindah lebih cepat. Hehe. Namun, bukan berarti aku cukup berdiam diri, karena sesama blogger harus solider dengan blogger lainnya.

Nb: Maka dari itu, bagi para blogger multiply yang udah gatal pengen ngePOST tapi masih keblokir. Ga ada salahnya loh pindah ke wordpress, sekalian mencicipi kemudahan yg ditawarkan wordpress. Testimonial dariku: WP ga bakal mboseni wis… dijamin!
Atau mau pake trik nembus situs blokiran?

7 thoughts on “Di Sini Blokir, Di Sana Blokir, Multiply Pun Jadi Korban

  1. mudah-mudahan wordpress tidak bernasib sama dengan multiply…..

    btw udah baca berita terbaru di comment blognya instrktur ??
    (maaf, bukan bermaksud nggosip, tapi berniat tabayyun, cek and ricek)

  2. Salam kenal, makasih dah mampir di blogku mas..
    Yup, kebijakan ini saya rasa lucu [walo saya ga prnah pake multiply], harusnya pmerintah memperhatikan masalh lain yang lebih srius..

  3. Saya baru baca berita tentang seorang ibu yang memiliki usaha rumahan dengan berdagang pakaian antar pulau. Pelanggan yang berada jauh dari tempatnya, bisa melihat-lihat contoh pakaian yang ditawarkan.

    Multiply dipilih si ibu sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Karena dianggap praktis dan interaktif. Sayang, pemerintah kurang arif bijaksana. Mungkin terlalu cape’ rapat dan diskusi .. akhirnya diambil keputusan tergesa-gesa yang bisa jadi hanya mendapat informasi dari satu pihak saja.

  4. kalo bagiku yang terpenting adalah rapid.. baru aja beli akun, baru make 2 minggu malah di blok… ajegile… tapi masih banyak jalan menuju Roma kok.. jadi masih nyantai aja… xixi.. ^_^

  5. kalo WP di blok bubar aja negara Indonesia… [ngekek mode:ON]

  6. @ Erander

    Subhanallah, betapa sekarang blog telah merambah ke kehidupan kita.

    @ Tottz

    Hehe, ayo mikirin masalah ummat…🙂

    Intinya, semoga pemerintah tahu betapa pentingnya posisi situs-situs yg keblokir saat ini.

  7. semoga wordpress nda kena imbasnya
    nyokkk , kita berdoa sama2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s