Evolusi Ucapan Lebaran

Kartu-Lebaran-1430H”Siapa yang ingin rezekinya diperluas dan umurnya panjang maka hendaknya ia

bersilaturrahmi.” (HR. Bukhari)

Bersilaturahmi adalah salah satu sunnah saat Idul Fitri yang tidak dapat dilepaskan. Bahkan pada beberapa kultur masyarakat, rasanya bukan idul fitri namanya bila tidak dibarengi dengan silaturahmi ke keluarga dan tetangga.

Selain silaturahmi, salah satu hal yang cukup penting adalah budaya memberi ucapan selamat idul fitri, yang dibarengi dengan saling meminta maaf. Dari sinilah, di Indonesia khususnya, muncul berbagai istilah yang identik dengan Idul Fitri, seperti Halal bi Halal (padahal di Arab sana tidak ada istilah seperti ini)  yang populer itu. Selain itu, ada juga virus membuat syair/puisi Idul Fitri yang kini mewabah. Rasa-rasanya dengan mudahnya anda akan dapat menemukan penyair kelas dunia dari Indonesia saat idul fitri! Lanjut…

Fenomena Gerakan Mahasiswa Islam

IMMSaya sangat tertarik ketika membaca laporan utama Hidayatullah edisi Juni 2009 lalu. Di sana dijelaskan secara gamblang mengenai fenomena gerakan mahasiswa kiri di Indonesia, khususnya lewat studi kasus LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi).

Praktis, saya tertegun melihat betapa makin kentalnya pengaruh pemikiran kiri di pusaran gerakan mahasiswa Indonesia kini. Mungkin kita bisa memaklumi bila ini terjadi di tubuh gerakan yang memang berlabel gerakan kiri. Akan tetapi, tentu akan begitu menyedihkan bila kita tahu fenomena serupa juga merembet ke tubuh beberapa gerakan mahasiswa Islam. Lanjut…

Modem Baru, Energi Baru

ZTE MF622Penantian itu akhirnya berakhir juga: kiriman modem dari Jakarta. Modem yang saya damba-dambakan sejak awal tahun 2009 ini tiba pada hari Sabtu (12/09) kemarin. Maka dengan mata berbinar-binar, bungkus pelapis modem tersebut dibuka satu per satu. Tahulah gimana rasanya akhir dari sebuah penantian. *hehe Lanjut…

Kegembiraan yang Hilang

Gatal memang saat lama vakum dari menulis blog. Maka, kali ini saya memaksa diri saya untuk berbagi cerita tentang perjalanan saya selama kurang lebih empat bulan ini. Cerita ini berdasarkan perjalanan saya kembali ke tanah “asal” saya di Kota Kupang (NTT) pada awal mei lalu. Dan juga perjalanan saya menginjak tanah harapan, Pulau Lombok. Pulau yang saat kanak-kanak dulu pernah saya impikan begitu dalam. Lanjut…

Karena (Status) Facebook

“Ga cuma parpol, gerakan mahasiswa pun bisa pecah karena pilpres. Hebat nian memang politik di negeri ini.”

Komentar – Suka

“Siapa sih di dunia ini yang enggak mau punya kekasih? Aku juga ma u mencintai serta dicintai. Hanya mungkin aku kena kutuk, ditakdirkan hanya untuk mencintai, bukan untuk dicintai.”

Komentar – Suka

Status facebook memang menjadi primadona masa kini. Status bisa muncul dengan model apapun, mulai dari yang remeh-temeh seperti member kabar -sedang apa- (makan lah, baca buku lah. mengerjakan tugas,  dsb) hingga yang serius (seperti mengutip ayat Al Qur’an, hadits, quote tokoh terkenal, mengomentari konstelasi politik kontemporer, dsb). Lanjut…

Cinta Adalah…

Cinta Allah

Cinta Allah

Pria dan Wanita yang belum pernah mencintai, tidak akan bisa menjadi dirinya sendiri. Cinta adalah kehidupan…… Kehilangan cinta sama halnya dengan kehilangan kehidupan. Setiap hubungan yang terjalin antara kita dan orang lain mencerminkan hubungan kita dengan diri sendiri. Mencintai diri sendiri adalah awal dari kisah sepanjang usia. Bukan penampilan yang akan membuat kita mencintai atau menyukai seseorang. Kebahagiaan tak bisa datang dari luar, melainkan harus dari dalam. Kita adalah pahlawan dalam cerita kita sendiri.  Luka – luka psikis yang disebabkan oleh keyakinan bahwa diri kita buruk, akan meninggalkan bekas permanen pada kepribadian kita. Lanjut…

Terpojok dan Ingin Menghujat

“Mas, demokrasi itu apa sih? Sistem politik apa bukan?”

Hanya satu pertanyaan dari seorang adik kelas. Tapi, cukup membuat speechless, mengingat blank-nya kepala untuk menjawab. Entah apa yang salah dengan isi kepala, karena kata-kata ini amat sering dibicarakan sehari-hari. Demokrasi menjadi istilah sehari-hari, tidak jauh berbeda dengan istilah makan, minum, bahkan tidur. Hari-hari terakhir ini, tiada hari tanpa ber-demokrasi ria, apalagi suasana politik pun semakin menghangat dengan  pilpres yang tinggal 2 minggu. Lanjut…

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »